Skip to main content

Desain dan Manajemen Jaringan Komputer (Part 4)

1. Jelaskan alasan perlunya perancangan jaringan komputer?

Perancangan jaringan komputer sangat bermanfaat karena dapat membuat jaringan komputer yang akan dibangun menjadi penuh dengan persiapan mulai dari sisi operasional, biaya, dan pemeliharaan. Selain itu, perancangan jaringan komputer juga diperlukan untuk :
  • Keampuan beradaptasi dengan perubahan
  • Manajemen penempatan piranti jaringan
  • Mempermudah manajemen pemeliharaan
  • Mengantisipasi perkembangan kapabilitas media jaringan
  • Meningkatkan kinerja peralatan jaringan
  • Mengantisipasi perkembangan jumlah dan jenis pengguna

2. Bagaimana sebuah jaringan komputer dapat dikatakan baik, jelaskan!

Jaringan komputer dapat dikatakan baik jika dapat memanfaatkan kelebihan dari Router dan Switch serta menggabungkan atau mengkombinasikan keduanya untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam sebuah jaringan komputer..

Kelebihan dari sebuah Router yang harus dicari dan dimanfaatkan yaitu :
  • Security
  • Fast Convergence
  • Traffic Flow Management
  • Broadcast Firewalling
  • Multimedia Group Membership
  • QoS Routing
  • Policy Routing
  • Hierarchical Addresing
  • Redudancy and Load Balancing
  • Communication between Dissimilar LANs
Kelebihan dari sebuah Switch yang harus dicari dan dimanfaatkan yaitu :
  • Low Cost
  • High Bandwidth
  • Improved Performance
  • Easy Configuration

3. Berikan contoh dari perancangan jaringan komputer!

KEBUTUHAN
  • 9 Komputer Client
  • 1 Komputer Server
  • Jaringan LAN (Local Area Network)
  • Kabel UTP sebagai media transmisi
  • Topologi STAR
  • 1 Printer
  • 1 Scanner
  • 1 HUB (16 Port)
  • Modem
  • Router
  • Switch
SOFTWARE
1. Cisco Packet Tracer
Digunakan untuk mendesain dan merancang jaringan komputer. 
2. Sistem Operasi Linux
Keamanan yang baik dari sistem operasi linux dibutuhkan untuk membangun jaringan komputer.

DESAIN JARINGAN
1. Untuk Routernya, menggunakan kelas IP 192.168.10.1 dengan Subnest Mask 255.255.255.0.

3. Mengkonfigurasi IP Server, diinputkan IP Adress 192.168.1.2 dengan Sunet Mask 255.255.255.0 dan Default Gateway 192.168.1.1 dimana pada default gateway disini menginputkan IP router agar jaringan dapat terhubung. Dan pada server juga mengaktifkan DHCP, agar komputer yang belum terdapat IP secara Otomatis akan di berikan IP oleh Server.

4. Mengkonfigurasi IP PC menggunakan IP 192.168.1.3 sampai 192.168.1.13.

5. Mengkonfigurasi IP Printer. IP Printer menggunakan DHCP sehingga langsung diberikan IP oleh server.

6. Mengkonfigurasi IP Scanner. IP Scanner menggunakan DHCP sehingga langsung diberikan IP oleh server.

Comments

Popular posts from this blog

SELF SERVICE DAN TABLE SERVICE DI KFC

           Berkembangnya teknologi membawa dampak terhadap banyak sisi dan aspek, salah satunya terhadap sisi pelayanan masyarakat. Salah satunya yaitu KFC, sebuah tempat makan yang sudah sangat populer di Indonesia. Mereka memanfaat teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap para pelanggan. KFC memiliki dua layanan baru yang dapat memberikan rasa nyaman yang lebih kepada pelanggannya saat mereka makan di sini, mulai dari memesan hingga menunggu pesanannya datang. Teknologi tersebut yaitu Self Service Terminal dan Table Service. Kedua teknologi ini hadir pertama kali di Indonesia yaitu di KFC Bintaro sektor 9 pada tanggal 31 Desember 2017.                         Self Service Terminal merupakan suatu bentuk layanan dimana para pelanggan dapat memilih dan memesan sendiri produk dari KFC dengan menggunakan layar sentuh dari sebuat mesin atau alat yang bisa juga disebut dengan terminal. Setelah selesai memilih produk, pelanggan akan melakukan pembayaran dan mendapat

Desain dan Manajemen Jaringan Komputer (Part 8)

OSI Layer dan Fungsinya OSI atau Open System Interconnection adalah suatu model referensi berupa susunan atau kerangka konseptual jaringan yang di implementasikan melalui protokol jaringan dalam 7 lapisan berbeda. Sekarang ia telah menjadi suatu standar koneksi untuk sebuah komputer. Selain itu, OSI diciptakan juga untuk memenuhi tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah supaya model OSI menjadi rujukan bagi setiap vendor ataupun developer hingga software dan produk yang mereka buat mempunyai sifat interpolate. Hal itu berarti pengguna tak harus melakukan upaya khusus dan mereka bisa melakukan kerja sama dengan sistem ataupun produk. OSI mempunyai 7 layer yang semuanya memiliki fungsi berbeda-beda, layer-layer tersebut yaitu : Physical Layer . Layer ini berhubungan dengan fisik dan bertanggung jawab dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Fungsinya yaitu : Sinkronisasi bit data Mendefinisikan media transmisi jaringan Mendefinisikan metode persinyalan Men

Posttest_vc1_3KA88_12118910_Ghozy Muhammad H.M

Perancangan Basis Data a. Sebutkan 6 tahap perancangan basis data Pengumpulan Data dan Analisis. Bertujuan untuk menentukan kelompok pemakai pada bidang aplikasinya, peninjauan dokumentasi yang ada, dan mengumpulkan respon user hasil kuesioner. Perancangan Basis Data Secara Konseptual. Bertujuan untuk menghasilkan Conceptual Schema untuk database yang tergantung pada sebuah DBMS yang spesifik. Pemilihan DBMS. Pemilihan DBMS ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu faktor teknik, ekonomi, dan politik organisasi. Perancangan Basis Data Secara Logika atau Pemetaan Model Data. Tahap ini dilakukan oleh pemetaan skema konseptual dan skema eksternal yang dihasilkan pada tahap ke-2. Pada tahap ini, skema konseptual ditransformasikan dari model data tingkat tinggi yang digunakan pada tahap ke-2 ke dalam model data dari DBMS yang dipilih pada tahap ke-3.  Perancangan Basis Data Secara Fisik. Perancangan basis data secara fisik merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalu